Sengketa Bisnis

Somasi: Kapan Dikirim, Apa Isinya, dan Bagaimana Menanggapinya

Somasi adalah langkah hukum pertama dalam banyak sengketa. Pelajari fungsi, isi yang wajib ada, kesalahan umum, dan cara tepat menanggapi somasi yang Anda terima.

Oleh Tim GAP Lawyer · · 3 menit baca

Ruang kerja tim advokat GAP Lawyer

Somasi sering dianggap sekadar “surat peringatan”. Kenyataannya, somasi adalah dokumen hukum yang dapat menentukan arah sebuah sengketa. Somasi yang disusun dengan baik dapat menyelesaikan masalah tanpa sidang. Sebaliknya, somasi yang keliru dapat melemahkan posisi Anda sendiri.

Apa fungsi somasi?

Dalam hukum perdata, Pasal 1238 KUHPerdata menyatakan bahwa debitur dianggap lalai bila telah dinyatakan lalai dengan surat perintah atau akta sejenis. Pengecualiannya berlaku bila perjanjian menentukan bahwa kelalaian terjadi cukup dengan lewatnya waktu yang ditentukan. Somasi berfungsi untuk:

  • menyatakan pihak lain lalai (wanprestasi) secara resmi;
  • memberi kesempatan terakhir untuk memenuhi kewajiban;
  • menjadi bukti itikad baik Anda bila perkara berlanjut ke pengadilan;
  • membuka ruang negosiasi sebelum biaya sengketa membengkak.

Kapan sebaiknya somasi dikirim?

Somasi tepat dikirim ketika kewajiban sudah jatuh tempo dan pengingat biasa tidak ditanggapi. Kasus yang umum antara lain utang yang tidak dibayar, pekerjaan yang tidak diselesaikan, barang yang tidak dikirim, pelanggaran merek atau hak cipta, dan penggunaan aset tanpa hak.

Isi somasi yang efektif

Somasi yang baik bersifat jelas, faktual, dan terukur. Setidaknya memuat:

  1. Identitas pengirim dan penerima, serta kuasa hukum bila ada.
  2. Dasar hubungan hukum, misalnya perjanjian tertentu beserta tanggalnya.
  3. Uraian fakta pelanggaran secara kronologis.
  4. Tuntutan yang spesifik, misalnya membayar Rp X ke rekening tertentu.
  5. Tenggat waktu yang wajar. Dalam praktik umumnya 7 sampai 14 hari.
  6. Konsekuensi bila tidak dipenuhi, seperti gugatan, PKPU, atau langkah hukum lain yang relevan.

Kesalahan yang harus dihindari

  • Mengancam dengan pidana tanpa dasar. Ancaman yang tidak berdasar dapat berbalik menjadi dugaan tindak pidana pengancaman atau pemerasan.
  • Menuntut melebihi hak. Angka yang dibesar-besarkan merusak kredibilitas Anda di mata hakim.
  • Menyebarkan somasi ke publik. Membagikan somasi ke media sosial berisiko menimbulkan persoalan hukum baru, misalnya pencemaran nama baik.
  • Bahasa emosional. Somasi adalah dokumen hukum, bukan luapan kekesalan.

Berapa kali somasi harus dikirim?

Undang-undang tidak menentukan jumlahnya. Dalam praktik, somasi dikirim satu hingga tiga kali. Yang lebih penting adalah isinya tepat dan terdokumentasi dengan baik, termasuk bukti pengiriman dan penerimaan.

Menerima somasi? Lakukan ini

  1. Jangan abaikan, jangan panik. Somasi belum berarti Anda digugat, tetapi mengabaikannya dapat memperlemah posisi Anda.
  2. Periksa faktanya. Cocokkan tuntutan dengan perjanjian, bukti pembayaran, dan korespondensi.
  3. Konsultasikan ke advokat sebelum membalas. Pernyataan yang keliru bisa dijadikan pengakuan.
  4. Tanggapi secara tertulis dalam tenggat waktu. Anda dapat menyetujui, menolak dengan alasan, atau mengajukan tawaran penyelesaian.

Somasi dalam skala besar

Bagi bank dan perusahaan pembiayaan, somasi adalah instrumen rutin yang harus konsisten, akurat, dan dapat diaudit. GAP Lawyer menyusun dan mengirimkan ratusan hingga ribuan somasi setiap bulan untuk mitra perbankan di Jawa Barat, disertai tindak lanjut Collection by Lawyer.

Butuh somasi yang tepat sasaran, atau baru saja menerima somasi? Hubungi GAP Lawyer atau pelajari layanan Penyelesaian Sengketa kami. Baca juga 6 langkah kreditur saat debitur gagal bayar.

Gumilar Aditya Putra, S.H., M.H.

Tentang penulis

Tim Hukum GAP Lawyer

Dipimpin oleh Gumilar Aditya Putra, S.H., M.H., advokat PERADI dan kurator & pengurus HKPI, berpraktik sejak 2013.

Artikel ini bersifat informasi umum berdasarkan peraturan yang berlaku saat ditulis, dan bukan nasihat hukum atas perkara tertentu. Untuk perkara Anda, silakan berkonsultasi langsung dengan advokat.

Konsultasi

Ceritakan perkara Anda. Kami siapkan langkahnya.

Konsultasi awal yang rahasia bersama tim advokat kami. Jelaskan situasi Anda secara singkat, kami akan menghubungi Anda kembali di jam kerja.

Form konsultasi · 1 menit

Kirim ringkasan perkara Anda

WhatsApp Telepon
Konsultasi via WhatsApp